Selasa, 31 Juli 2018

JALAN PENGENALAN DAN PENDEKATAN DIRI KEPADA TUHAN ( ALLAH SWT )


       Dalam Islam Pengenalan dan Pendekatan kepada Tuhan ( Allah Subhanallahuta'ala ) ditempatkan sebagai suatu proses penting dalam hidup, pengenalan terhadap Allah tersebut diharapkan akan menghasilkan pemahaman komprehensif tentang kehidupan, tentang manusia yang menjalani hidup dan akhirnya tentang Tuhan ( Allah swt ) sendiri sebagai yang menciptakan hidup. Mengenal dan pendekatan atau berserah diri kita kepada Allah swt merupakan keharusan bagi setiap manusia apalagi bagi seorang muslim.
        Apabila kita telah mengenal Tuhan (allah swt ) dengan baik maka Tuhan (Allah SWT ) akan bersemayam dalam hati kita , kemudian hati yang dipenuhi Ke-Tuhanan itu akan mengalirkan energi berlipat ganda kepada otak dan seluruh jiwa dan raga untuk melakukan segala aktivitas yang disukai Allah SWT dan meninggalkan segala apa yang dilarang Allah SWT, jika sudah demikian, Allah akan semakin cinta dan sayang pada kita, Atsmosfir cinta itu dipastikan akan mewarnai hati kita, dan kita pun semakin mengagumi dan mencintai Allah Subhanallahutaala, Pada titik ini muncul dorongan untuk semakin mengenal dan mendekatkan diri padaNya.
 Untuk mengenal dan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT dapat ditempuh dengan berbagai cara yang sebagian diantaranya yaitu :
  1. Mendekatkan diri dengan Ilmu Pengetahuan
  2. Mendekatkan diri dengan Ibadah
  3. Mendekatkan diri dengan Kesabaran.

1. MENDEKATKAN DIRI DENGAN ILMU PENGETAHUAN.

    a. Tuhan dan Ilmu Pengetahuan.
         Mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan ilmu pengetahuan memiliki arti bahwa kita berusaha untuk memahami segala sesuatu dibalik aneka keseimbangan yang terjadi di alam semesta, Adanya alam serta organisasinya yang menakjubkan dan rotasinya yang begitu rumit, pasti memberikan penjelasan bahwa ada satu kekuatan yang telah menciptakannya, suatu akal yang tidak ada batasnya, siapapun yang normal dan percaya bahwa dirinya ada dan percaya bahwa alam ini ada, atas dasar itu dan dengan kepercayaan inilah dijalani setiap bentuk kegiatan ilmiah dan kehidupan.
Apabila kita menyakini tentang keberadaan alam maka secara logika harus percaya tentang adanya pencipta alam, Belum pernah di ketahui adanya sesuatu yang berasal dari tidak ada tanpa diciptakan. Segala sesuatu bagaimanapun ukurannya pasti ada penyebabnya..
        Hingga abad ke-19 anggapan yang mengatakan bahwa alam menciptakan dirinya sendiri ( alam bersifat Azali ) masih banyak penganutnya, tetapi setelah ditemukan  " Hukum kedua Termodinamika ( Second Law of Thermodynamics ) " pernyataan ini telah kehilangan landasan berpijak, Hukum yang dikenal dengan hukum Keterbatasan energi atau teori pembatasan perubahan energi panas ini membuktikan bahwa adanya alam tidak mungkin bersifat azali,  Hukum tersebut menerangkan bahwa energi panas selalu berpindah dari keadaan panas beralih menjadi tidak panas, sedangkan kebalikannya tidak mungkin yakni energi panas tidak mungkin berubah dari keadaan yang tidak panas menjadi panas dengan sendirinya, Perubahan energi panas dikendalikan oleh keseimbangan antara " energi yang ada dengan energi yang tidak ada ".
Dengan mengakui satu kenyataan bahwa proses kimiawi dan fisika di alam terus berlangsung. Serta kehidupan tetap berjalan tentu membuktikan secara pasti bahwa alam bukan bersifat azali, seandainya alam ini bersifat azali, maka sejak dulu alam sudah kehilangan energinya, sesuai dengan hukum tersebut dan tidak akan ada lagi kehidupan di alam ini, oleh karena itu pasti ada yang menciptakan alam yaitu Allah Subhanallahutaala.....Allahu Akbar.....

      b. Penciptaan Alam Semesta.
           Penemuan seorang ahli astronomi Amerika yaitu Edwin Hubble pada tahun 1929 di Observatorium Mount Wilson California, merupakan penemuan terbesar di sepanjang sejarah astronomi, Dia menemukan bahwa bintang-bintang memancarkan cahaya merah sesuai dengan  jaraknya, ketika mereka diamati dengan teleskop raksasa, Hal ini lantas disimpulkan bahwa bintang-bintang ini "bergerak menjauhi kita" sebab menurut hukum fisika yang diketahui, spektrum dari sumber cahaya yang sedang bergerak mendekati pengamat cenderung berwarna ungu, sedangkan yang menjauhi pengamat cenderung berwarna merah, selama pengamatan oleh Hubble, cahaya dari bintang-bintang cenderung berwarna merah, ini berarti bahwa bintang-bintang itu terus menerus bergerak menjauhi kita, Selain itu sebelumnya hublle juga telah membuat penemuan penting lainnya, yaitu Bintang dan Galaksi  bergerak tidak hanya menjauhi kita tapi juga menjauh satu sama lainnya. Dari hal tersebut dapat disimpulkan dari suatu alam semesta dimana segala sesuatunya bergerak menjauhi satu sama lain adalah bahwa dia terus menerus " mengembang ", Lantas hal apa yang dapat kita pahami dari istilah mengembang ini ?. Mengembangnya alam semesta berarti bahwa jika alam semesta dapat bergerak mundur kemasa lampau, maka dia akan berasal dari satu titik tunggal, Perhitungan menunjukkan bahwa " Titik tunggal" ini yang berisi semua materi alam semesta haruslah memiliki "Volume Nol" dan "Kepadatan tak terhingga". Alam semesta telah terbentuk melalui titik tunggal bervolume nol ini, Ledakan raksasa yang menandai permulaan alam semesta ini dinamakan Teori Big Bang.
        Kemudian harus di kemukakan bahwa Volume nol, merupakan pernyataan teoritis yang digunakan untuk memudahkan pemahaman Ilmu Pengetahuan untuk dapat mendifinisikan konsep " Ketiadaan" yang berada diluar batas pemahaman manusia, hanya dengan menyatakan sebagai " titik bervolume nol ", Sebenarnya sebuah titik tak bervolume berarti " Ketiadaan " , Demikian alam semesta muncul menjadi ada dari Ketiadaan, Dengan kata lain alam semesta telah diciptakan, Fakta bahwa alam semesta ini di ciptakan yang baru ditemukan Fisika modern pada abad 20 telah dinyatakan dalam Al Qur'an 14 abad yang lalu.

      c. Sains Al Qur'an
          Harus diakui bersama bahwa Al Qur'an adalah kitab petunjuk , Bahkan dalam permulaan ayat-ayatnya dijelaskan :
ذَلِكَ الْكِتَا بُ لَارَيْبَ فِيْهِ هُدًى لِلْمُتَّقِيْنَ  ـ  ٢

" Kitab ( Al Qur'an ) ini tidak ada keraguan padanya ( Di dalamnya terdapat ) petunjuk bagi mereka yang bertaqwa " . ( Q.S . Al Baqarah  : ayat  2 ).
        Artinya saat ada satu "kemungkinan " ilmu Pengetahuan terdapat dalam Al Qur'an maka tidak serta merta di katakan bahwa Al Qur'an adalah kitab ilmu pengetahuan, oleh karenanya Allah SWT, hanya menjelaskan isyarat ilmu pengetahuan tersebut, namun demikian setidaknya ini menjadi salah satu keistimewaan Al Qur'an.
         Terkait penciptaan alam semesta dengan konsep " Mengembang" dalam teori Big bang, Al Qur'an juga telah mengisyaratkan hal yang serupa dalam salah satu ayatnya :

أَوَ لَمْ يَرَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْاأَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ كَا نَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَا هُمَا 
  وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍحَيٍّ أَفَلَا يُوءْمِنُونَ ـ ٣٠

" Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian kami pisahkan antara keduanya, Dan dari air kami jadikan segala sesuatu yang hidup, maka mengapakah mereka tiada juga beriman. " ( Q.S. Al Anbiyaa' : ayat 30 ).
        Ayat ini hanya satu diantara banyak contoh ayat yang terkandung dalam Al Qur'an yang mengisyaratkan berbagai ilmu pengetahuan ilmiah, Namun dari yang sedikit ini saja , sebagai orang mukmin dan bertakwa tentu kita harus menyakini betapa Allah SWT telah merencanakan semua itu jauh sebelum dunia berperadaban.


2. MENDEKATKAN DIRI DENGAN IBADAH. 

     a. Paham Tentang Ibadah.
           Kata ibadah berasal dari bahasa Arab 'Ibaadatun (  عبادة  ) berasal dari kata ' abdun ' ( عبد ) kata ini memiliki arti patuh, taat, setia, tunduk, menyembah dan memperhambakan diri kepada  " Sesuatu ". kemudian dari sisi istilah syara'  ibadah berarti tindakan, menurut, mengikut dan mengikat diri dengan sepenuhnya kepada segala perkara yang di syariatkan oleh Allah dan diserukan oleh para Rasul-Nya, apakah dalam bentuk perintah atau larangan.
           Dalam pengertian yang lebih luas, ibadah adalah segala sesuatu yang di cintai dan di ridhoi oleh Allah SWT, baik berupa perkataan maupun perbuatan, Imam Ghazali menyatakan bahwa hakikat ibadah adalah mengikuti ( Mutaba'ah ) apa yang telah di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW serta patuh dan taat kepada semua perintah dan larangan Allah SWT.
Adapun menurut ulama Fiqih ibadah adalah semua bentuk pekerjaan yang bertujuan memperoleh ridho Allah SWT dan mendambakan pahala darinya di Akhirat. Oleh karenanya dari segi pelaksanaannya, ibadah dapat di bagi dalam 3 bentuk antara lain :
  • Ibadah Jasmaniah - Rohaniah ; yaitu perpaduan ibadah antara jasmani dan rohani. misalnya Sholat dan Puasa.
  • Ibadah Rohaniah - Amaliah ; yaitu perpaduan antara ibadah rohaniah dan harta, contohnya Zakat.
  • Ibadah Rohaniah - Jasmaniah - Amaliah ; yaitu ibadah yang menyatukan ketiganya, contohnya seperti ibadah Haji.
Selain pembagian diatas masih banyak lagi berbagai macam pengelompokan ibadah dari berbagai aspeknya, namun yang perlu ditekankan pada bahasan ini adalah inti dari ibadah itu sendiri.

      b. Konsep Ibadah dalam Al Qur'an.
          Kehidupan di Bumi bukanlah kehidupan yang tidak memiliki tujuan, akan tetapi penciptaan manusia di Bumi adalah mempunyai tugas dan tanggungjawab risalah yang telah ditentukan oleh Allah SWT, Tugas dan tanggungjawab manusia sebenarnya telah begitu jelas sebagaimana terkandung dalam Al Qur'an yaitu melaksanakan ibadah, mengabdikan diri kepada Allah SWT, sesuai firmannya yaitu :

 وَمَاخَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِ نْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُو نِ ـ

" Dan aku tidak menciptakan Jin dan Manusia melainkan supaya mereka beribadah (menyembah) Kepadaku " .  ( Q.S  Adz Dzuriyaat :  ayat 56 )

      c. Prinsip Ibadah. 
          Untuk  memberikan pedoman Ibadah yang bersifat final, Islam memberikan prisnsip-prinsip ibadah sebagai berikut  :

1. Ada Perintah.
     Adanya perintah merupakan syarat sahnya suatu ibadah, tanpa perintah ibadah merupakan suatu yang terlarang.
2. Tidak mempersulit  ( Adamul Haraj )
     Prinsip ini didasarkan pada firman Allah :
  يُرِيْدُاللهُ بِكُمَ الْيُسْرَوَلَايُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ
    " Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu ". (Q.S. Al Baqarah 185  ).
3. Menyedikitkan beban  ( Qilatuttaklif )
    Prinsip ini didasarkan pada firman Allah yaitu :

 لَايُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا إِلَّا وُ سْعَهَا

" Allah tidak membebani seseorang melainkan atas dasar kemampuannya ". ( Q.S. Al Baqarah : 286 )

4. Ibadah hanya ditujukan kepada Allah Subhanallahta'ala.
   Prinsip ini merupakan konsekwensi pengakuan atas ke Maha Esaan Allah yang dimanifestasikan seorang muslim dengan kata-kata ( Kalimat Tauhid )
" La ilahaillallah "        لَا إِلَهَ اللهُ     " Tidak ada Tuhan selain Allah ".

5. Ibadah Tanpa perantara.
    Ibadah harus dilakukan oleh seorang hamba tanpa melalui perantara, baik berupa benda , binatang, tumbuh-tumbuhan maupun manusia. Adanya perantara dalam beribadah bertentangan dengan prinsip tauhid dan beribadah hanya kepada Allah semata, hal ini dimaksudkan agar seseorang hamba benar-benar murni dan jauh dari perbuatan syirik.

6. Ibadah dilakukan secara Ikhlas.
    Kemurnian hati , tidak ada maksud dan tujuan lain selain hanya kepada allah ,  ikhlas dalam beribadah berarti beribadah tanpa merasa terpaksa melainkan benar-benar murni  untuk menunaikan perintah allah SWT.

7. Keseimbangan Jasmani dan Rohani.
    Manusia merupakan makhluk Allah yang terdiri dari jasmani dan rohani , maka ibadah mempunyai prinsip adanya keseimbangan antara keduanya, Tidak hanya mengejar satu hal lalu meninggalkan yang lainnya atau sebaliknya akan tetapi keseimbangan antara keduanyalah yang harus dikerjakan.



3. MENDEKATKAN DIRI DENGAN KESABARAN.

a. Manusia dan Kesabaran.
    Allah berfirman mengenai sabar dan kesabaran.

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا سْتَعِيْنُوا بِالصَّبْرِ وَلصَّلَا ةِ إِنَّ للهَ مَعَ الصَّا بِرِيْنَ

" Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar " . ( Q.S. Al Baqarah : 153 ).
        Kata sabar berasal dari  (صَبَرْ ) bersabar, ( يَصْبِرْ )  tabah hati dan ( صبرا ) berani, sabar juga bisa berarti menahan dan mengekang, Adapun secara istilah sabar berarti menahan dari segala sesuatu yang tidak disukai karena mengharap ridha Allah SWT. Kemudian pengertian sabar juga diungkapkan oleh Al Mar aghi yaitu ketabahan hati dalam menanggung berbagai macam kesulitan dalam hal mencegah perbuatan-perbuatan maksiat.
Karena sangat pentingnya sifat sabar, hingga Allah SWT pun menyebutkan dalam Al Qur'an tidak kurang dari 100 kali dalam berbagai bentuk, ini tentu bukan hal sepele yang harus di perhatikan dan di amalkan oleh manusia, hal ini dikarenakan sabar merupakan sebagian dari akhlak yang mulia dan keutamaan yang mulia, seperti yang tercantum dalam al qur'an pada surat-surat yang diantaranya adalah sebagai berikut :

٠٠٠٠٠ وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَ ئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَ مْرِ نَا لَمَّا صَبَرُ وَا كَا نُوا بِأَ يَا تِنَا يُو قِنُو نَ

".......Dan kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah kami ketika mereka sabar dan adalah mereka menyakini ayat-ayat kami ". ( Q.S. As Sajdah  : 24 ).
Dan juga dalam surat berikut ini yang artinya :
" Katakanlah: ' Hai hamba-hambaku yang beriman bertakwalah kepada Tuhanmu  ' orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan dan Bumi Allah itu luas, Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas ". ( Q.S. Az Zumar : ayat 10 )
        Atas beberapa keterangan dari Al Qur'an diatas dapat diambil kesimpulan bahwa pentingnya sifat sabar adalah :

  • Sifat sabar mengandung nilai yang tinggi dan mulia disisi agama dan budi pekerti.
  • Sifat Sabar adalah sifat yang mengangkat derajat agama dan akhlak diri sendiri.
  • Dengan sifat sabar agama akan mencapai kemenangan dan dunia akan aman serta cita-cita akan terwujud.
b. Macam-macam Sabar.
    Dalam buku risalah Al Mu'awanah disebutkan sabar terdiri dari 4 keadaan yaitu :
  1. Sabar terhadap ketaatan. Tatkala seseorang melakukan sebuah ketaatan dan sabarnya dia terhadap ketaatan tersebut dari aspek batin adalah keikhlasannya dan menghadirkan hati dalam ibadahnya, Adapun dalam segi lahirnya adalah senantiasa melazimkan atau menerima, selalu melaksanakan ibadah tersebut sesuai dengan syariat yang telah ditentukan.
  2. Sabar terhadap maksiat. artinya yaitu dengan tidak melakukan maksiat dan menjauhi tempat-tempat yang diduga ada maksiatnya, Adapun dari aspek batin yaitu meninggalkan jiwa yang membicarakan maksiat dan condong kepada maksiat tersebut.karena sesungguhnya permulaan dosa itu dari gelitikan hati.
  3. Sabar terhadap perkara-perkara yang dibenci, misalnya Sakit, kehilangan harta dan lain-lain.
  4. Sabar terhadap Syahwat. yaitu senantiasa menahan dan mengendalikan diri dari dorongan nafsu yang negatif.
c. Tuhan dan Kesabaran.
           Tentu sangat wajar mengapa Allah Subuhanallahta'ala memerintahkan kepada manusia agar senantiasa bersabar dalam banyak hal, karena Allah SWT memang sang Maha Sabar, sebagaimana tercantum dalam Asma'ul Husna yang terakhir , yaitu Ash Shabuur, Sifat sabar Allah SWT melebihi segala sifat sabar makhluqnya. seperti manusia , karena Allah SWT memiliki sifat maha sabar maka Allah juga memerintahkan manusia untuk menanamkan sifat-sifat ini. Sifat Ash Shabuur Allah dapat kita lihat dan rasakan dalam kehidupan seperti nikmat rezeki yang diturunkan Allah SWT kepada hambanya, Allah tetap memberikan nikmat kepada manusia sekalipun manusia banyak yang durhaka kepada Nya.
           Salah satu sifat orang yang beriman yang menyadari bahwa Allah SWT, bersifat As Shabuur akan memiliki sifat lapang dada, tidak putus asa dalam menghadapi cobaan, Manusia akan berusaha menanamkan kesabaran dalam dirinya dengan mendekatkan dirinya kepada Allah SWT yang Maha Sabar.
Akan tetapi umumnya manusia jika terkena musibah dia berdoa kepada Allah SWT dalam keadaan berbaring, duduk,sujud, berdiri dan lainnya untuk terus meminta disingkirkan musibah dan masalahnya, lalu ketika  telah Allah singkirkan masalahnya, Dia atau manusia meninggalkan Allah dan tidak berdoa lagi kepada NYA.
          Sifat sabar bagi Allah SWT lebih dekat dengan makna Haliim  ( حليم ) yang oleh Al Jurjani diartikan sebagai kemampuan menahan diri dari kebencian atau membalas orang yang zalim, Ini menunjukkan bahwa Allah SWT memang tidak akan terusik sama sekali oleh hambanya yang hanya meminta nya disaat kesulitan dan melupakannya disaat kesenangan. Kesabaran Allah SWT dalam istilah kita mungkin bisa disebut dengan  " KESABARAN TANPA BATAS ".

Semoga bermanfaat...........Amiin ....

Sumber berita     : Amazing of God, Abdul Muiz bin Nur, Mutiara Allamanutama.

Sabtu, 14 Juli 2018

MISTERI LETAK GEOGRAFIS KOTA MAkKAH DAN KA'BAH SEBAGAI ZONA ZERO


        Kota Makkah terletak sekitar 600 km sebelah selatan kota Madinah dan kurang lebih 200 km sebelah timur laut Kota Jeddah, Kota Mekah ini merupakan lembah sempit yang dikelilingi oleh gunung-gunung dengan Ka'bah sebagai pusatnya, serta terletak di posisi 21 25' 24'' LU (Lintang Utara) dan 39 49' 24'' BT (Bujur Timur).
Dengan demikian pada masa dahulu kota ini rawan banjir bila di musim hujan, tetapi saat ini pemerintah Arab Saudi sudah merenovasi besar-besaran kota mekkah sehingga dapat dikatakan saat ini bebas banjir. Seperti pada umumnya kota-kota di wilayah Arab Saudi kota ini beriklim Gurun.

1. Misteri Letak Geografis dan bilangan Fibonacci 1.618 kota Mekkah.
        Bagi mereka yang pernah belajar Matematika pasti pernah mendengar nama bilangan Fibonacci, Dimana jika kita mengukur jarak kota Mekah ke arah kutub utara diperoleh angka 7631,68 km, sedangkan kita mengukur ke arah Kutub selatan diperoleh angka 12348,32 km, dan apabila kedua angka tersebut kita bandingkan seperti berikut : 

        12348,32 km   =  1,618
                                                            7631,68  km
 Hasil angka 1,618 (dibulatkan) merupakan bilangan Fibonacci, Yang mana arti dari bilangan Fibonaci adalah barisan atau deret angka yang diperoleh dari 0 dan 1 kemudian angka berikutnya didapat dengan cara menambah kedua bilangan  yang berurutan sebelumnya. Dan dengan aturan ini maka barisan fibonacci di peroleh angka 0.1.1.2.3.5.8.13.21.34.55.89.144.233.377.610.987..........  Dan jika jumlah seluruh huruf dalam Al Qur'an Surat Ali Imron Ayat 96 yang berjumlah 47 di bagi angka fibonacci 1,618 maka akan diperoleh angka 
    47         = 29
                                                              1,618
Dimana angka 29 merupakan jumlah huruf dari pangkal ayat sampai kata Bakkah (Mekkah).

اِنَّ اَوَّلَ بَيْتٍ وُّضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِيْ بِبَكَّةَ مُبَرَ كاًوَّهُدًى لِّلْعَلَمِيْنَ ـ ٩٦

Artinya : " Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam" ( Q.S Ali Imran : 96 ).
Disamping itu ada juga ciptaan allah yang mengikuti deret Fibonacci diantaranya yaitu Jumlah daun dan kelopak pada Bunga atau Pola Bunga dimana jumlah kelopak bunga ada yang 3, 5, 13, 21 dan seterusnya.



2. Kota Mekkah ada pada titik Rasio Emas Dunia dan Zona Zero.
        Proporsi jarak antara Mekkah - Kutub Utara dengan jarak jarak antara Mekkah - Kutub Selatan adalah persis 1,618 yang merupakan Golden Ratio. Selain itu proporsi jarak antara kutub selatan dan Mekah dengan jarak antara kedua kutub adalah tetap 1,618 unit. Dalam kalangan ilmuwan di seluruh dunia mengetahui Mekkah berada tepat diantara kutub selatan dan kutub utara bukanlah hal yang baru. Penelitian modern telah membuktikan bahwa Ka'bah merupakan pusat Bumi dan Satu-satunya yang merupakan "Zona Zero " atau tempat yang Netral dari pengaruh Magnetik dan menurut penelitian, hal tersebut membuat siapa saja yang tinggal di Mekkah memiliki kesehatan yang melebihi manusia normal atau pada umumnya.
        Hal lain yang menarik tentang Ka'bah diungkapkan oleh Agus Mustofa dalam bukunya "Pusaran Energi Ka'bah", Menurutnya : Mengapa doa-doa seorang musllim lebih cepat terkabul ketika dia berada didepan Ka'bah atau Multazam dan itu ada penjelasan ilmiahnya. Agus Mustofa menyodorkan hukum Gaya Lorentz atau dikenal dengan Aturan tangan kanan, Hukum itu mengatakan bahwa pada konduktor melingkar yang dialiri arus listrik berlawanan dengan arah jarum jam akan menghasilkan medan magnet yang mengarah keatas, oleh karenanya kata agus, ketika ratusan ribu tubuh manusia yang mengandung Bio Elektron mengitari Ka'bah berlawanan arah jarum jam sambil membaca doa atau kalimat-kalimat Talbiyah, maka itu akan melontarkan medan magnet yang demikian besar kearah Langit. Wawohua'llam....
        Bagi seorang muslim yang taat , tentu saja pembuktian ilmiah terhadap alasan yang melatari ibadah mereka hal itu tak terlalu penting, benar atau tidaknya klaim yang mengatakan bahwa kota Mekkah adalah pusat dari pergerakan Bumi, yang jelas Mekkah selalu menjadi magnet bagi muslim diseluruh dunia. Disamping itu berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa mekkah berada ditengah-tengah bumi sebagaimana dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan oleh satelit, maka bena-benar diyakini bahwa kota suci Mekkah seharusnya menjadi titik nol waktu dunia bukan Greenwich. dan hal ini tentunya akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu, Ada banyak argumentasi ilmiah yang membuktikan bahwa Kota Mekkah merupakan wilayah nol bujursangkar yang melalui kota tersebut dan ia tidak melewati kota Greenwich di Inggris, GMT ( Greenwich Mean Time ) di paksakan pada dunia ketika mayoritas negri saat itu berada dibawah penjajahan Inggris. Dan patokan waktu GMT masih digunakan hingga saat ini. Dan mungkin saat ini pemerintah Arab Saudi membangun Gedung dengan jam yang besar disebelah Masjidil Haram untuk menunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya titik nol waktu itu dimulai di kota Mekkah itu ....  Wawohua'llam.......
        Kesimpulannya, semua bukti ini menunjukkan bahwa antara Sang Pencipta Dunia dan Matimateka adalah Satu dan Tunggal yaitu ALLAH SWT yang tak dapat dijelaskan dan kekuatan besar yang telah menciptakan Ka'bah, Kota Suci dan Al Qur'an. Hal ini juga mengingatkan umat manusia bahwa itu adalah sebagian dari tanda-tanda kebesaranNya.....


         

Jumat, 29 Juni 2018

HIDUP ADALAH PERJALANAN DAN PENGEMBARAAN.......



        Hidup adalah Perjalanan dan Pengembaraan, Sebuah perjalanan pada dasarnya adalah bergerak untuk merayakan kebebasan, kita senantiasa mencari dan bebas bergerak, sesuai dengan kodratnya sebagai makhluk pengembara, namun pernahkah kita bertanya, untuk apa semua ini ???
Teman, harus kita ketahui bahwa dalam diri manusia terdapat arketipe yakni sebuah struktur kejiwaan yang juga dipengaruhi oleh sistem sosial tempat seseorang lahir dan tumbuh. Dalam bahasa sains atau ilmiah arketipe ini disebut Fractals yakni sebuah struktur yang menyangga dan bekerja bagi eksistensi semesta ini.
Arketipe ini merupakan sebuah kombinasi antara potensi diri yang senantiasa melekat, kebebasan berkehendak dan memilih, serta kekuatan pengaruh lingkungan yang berperan mengarahkan tindakan seseorang, lalu apa kita akan memilih jalan neraka, padahal surga itu nikmat dan nyata ??
Rasulullah SAW bersabda : " Kehidupan ini bagaikan kebun tempat bercocok tanam ". Disana atau di kehidupan ini terdapat hukum kausalitas yang pasti siapa menanam duri tak akan memanen anggur. Siapa nmenabur angin dia akan menuai badai, Tak ada ucapan atau tindakan sebutir atom pun yang hilang tanpa terekam oleh cctv ilahi atau Allah SWT melalui malaikatNya yaitu Raqib dan Atid.
        Rangkaian seluruh aktivitas seseorang tersimpan dalam kitab Lauh mahfuzh yang terjaga, yang menyimpan secara setia apapun yang dilakukan manusia yang ditransformasikan kedalam energi quantum.
Manusia hidup dengan dua kapasitas utama yang bersifat Jasmani dan Rohani, yaitu dimensi molekul dan malaikat atau dimensi atom dan Atman, yang keduanya tak terpisahkan dan rekaman jejaknya tak akan hilang, masa lalu merupakan solid lines yang tak mungkin diubah dan disana tersimpan seluruh data perilaku kita, layaknya sebuah hard disk dan itulah yang disebut History.
Sedangkan masa depan masih menyimpan potensi dan seribu kemungkinan, berhamburan miliaran titik untuk kita rangkai menjadi sebuah garis kehidupan baru ( Surga atau Neraka ), masa depan kita jauh lebih luas dari hamparan papan catur yang mesti kita mainkan, kita bergerak dengan takdir-takdir yang sudah pasti layaknya dalam permainan catur, namun diantara kepastian gerak itu terdapat ruang kebebasan untuk bermanuver sehingga diujung permainan catur ada yang menang dan yang kalah.
        Begitulah kehidupan seseorang, berbeda dari biji buah tanaman yang telah menyimpan cetak biru bersifat teologis, sedangkan manusia dianugerahi Head ( Kepala berisi akal ) untuk berpikir, Heart ( Hati ) yang memiliki kekuatan untuk berkehendak dan Hand ( tangan) yang mempunyai kekuatan untuk mewujudkan pikiran dan kehendak dalam karya nyata.Dan selain itu manusia memiliki anugerah dan beban yang paling fundamental untuk memaknai kehidupan yaitu Freedom ( Kemerdekaan ).
         Semua kebaikan meniscayakan adanya kebebasan atau kemerdekaan, karena tidak mungkin seseorang meraih kesalehan dan keikhlasan tanpa adanya kemerdekaan untuk memilih, Manusia bukanlah mesin otomatik, Antara stimulus dan respon ada ruang jeda untuk memilih, maka muncullah responsibility atau sebuah pertanggungjawaban atas pilihan bebasnya. Kita sejatinya melakukan perjalanan hidup sudah seharusnya berpikir untuk lebih memaknainya untuk hal-hal yang positif sesuai dengan tujuan yang kita inginkan terutama untuk kebahagiaan di dunia saat ini dan kebahagaian serta kemulyaan di akhirat kelak......Amin....

 

Rabu, 20 Juni 2018

MADINAH KOTA ISLAM PERTAMA YANG BERHASIL MEMBENTUK MASYARAKAT BERIMAN,BERTAKWA DAN BERILMU ( MASYARAKAT RABBANIYAH)


          Madinah Kota Islam pertama yang berhasil membentuk masyarakat beriman, bertakwa dan berilmu (Masyarakat Rabbaniyah) Pada zaman Rasulullah SAW sampai sesudahnya. Masyarakat Rabbaniyah adalah masyarakat yang dalam hidup dan kehidupannya secara totalitas senantiasa disinari dengan sinar iman yang di ekspresikan dengan simbol-simbol ritus atau peribadatan, karena itu Rabbaniyah sering kali disinonimkan dengan masyarakat menyembah Al Rabb yang Esa Allah SWT, Madinah atau Madinat Al Munawarah ( kota Cahaya) kota islam pertama yang menjadi cermin peradaban yang tidak lepas dari sinar iman, takwa dan ilmu yang dimiliki oleh masyarakatnya yang secara langsung diasah dan di asuh oleh Rasulullah SAW, karena itu Rasulullah SAW walaupun secara geografis lahir di Makkah namun penanaman iman, takwa dan ilmu justru berawal dari Madinah. Padahal kota Yatsrib ( nama kota sebelum dirubah menjadi Madinah) Sebelum Rasulullah hijrah dikenal sebagai pemukiman penduduk, sebuah kota agropolis pertanian dengan penduduk yang beragam baik suku, agama dan bahasanya.
        Setelah Rasulullah SAW dan para Sahabatnya melakukan proses konsientasi ( Penyadaran ) melalui penanaman kecintaan pada Iman, Takwa dan Ilmu. Kota Madinah berubah menjadi sebuah tempat yang berisikan sebuah kebudayaan dan peradaban yang mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang paling luhur.
        Atas dasar Iman itulah dibangun persaudaraan ( Ukhuwah ) dengan menghilangkan perselisihan, Jika ada perselisihan maka harus di upayakan rekonsiliasi secara damai, karena itu disinilah Al Qur'an ini menetapkan persaudaraan atas dasar iman sesuai Al Qur'an Surat Al Hujarat ayat 10 :

اِ نَّماَ الْمُؤْ مِنُوْ نَ اِخْوَةٌ فَاَ صْلِحُوْابَيْنَ اَخَوَ يْكُمْ وَاتَّقُوا اللهَ  لَعَلَّكُمْ تُرْ حَمُوْنَ ـ  ١٠

" Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu ( yang berselisih ) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat Rahmat. "
( Q S. Al Hujarat : 10 ).
        Pada masyarakat salaf sebagaimana yang digambarkan periode Madinah itulah yang seharusnya diwujudkan dalam membangun tata kehidupan dunia dalam kondisi apapun, yaitu kehidupan yang didasari Iman, Takwa dan Ilmu dalam rangka melakukan aksi-aksi yang sesuai dengan al Qur'an dan Sunnah Rasulullah, sehingga eksistensi sebuah masyarakat rabbaniyah yang disinari nilai iman yang berciri khas Khusuk dalam Shalat, menjauhkan diri dari perbuatan yang tidak berguna, menunaikan zakat, menjaga rasa malu atau kehormatan, memelihara amanat dan janji-janjinya dan lain-lain. yang selanjutnya akan melahirkan kedamaian, ketenangan dan kekhusu'an dalam melakukan ibadah sebagai ciri masyarakat yang menyembah Allah SWT.
        Karena itu sebagai konsekuensi dan implementasi Iman, takwa dan Ilmu, maka masyarakat di haruskan bertindak, berperilaku dan melakukan aksi-aksi berdasarkan tata Iman dan ilmu, dimana keduanya selanjutnya digunakan sebagai suatu upaya untuk menegakkan misi utama kenabian yang selanjutnya diwariskan kepada umatnya yaitu membangun gerakan amar ma'ruf nahi munkar ( mengajak untuk senantiasa berbuat baik dan mencegah untuk berbuat yang munkar).


Rabu, 06 Juni 2018

MENANGIS, APA FAEDAHNYA MENURUT ISLAM ?????



        Menangis adalah perilaku yang manusiawi, menangis bukanlah sesuatu yang menunjukkan kelemahan jiwa seseorang, salah besar jika ada anggapan bahwa orang yang sering menangis adalah orang yang berjiwa lemah, Dapat kita saksikan Nabi Muhammad SAW adalah sosok manusia perkasa yang Ulet, tahan uji  dan jauh dari sifat-sifat lemah, Terbukti beliau mampu menaklukkan semua serangan yang dilancarkan oleh para musuh terhadap beliau, Meskipun demikian beliau adalah sosok manusia yang mudah menangis dan meneteskan air mata.
        Demikian juga dengan Sahabat yang paling dekat dengan Rasulullah yaitu Abu Bakr Ash-Shiddiq ra, Suatu ketika Abu Bakar pernah menolak untuk menjadi Imam Sholat berjamaah , saat ditanya oleh Aisyah ra mengenai alasannya Beliau menjawab " Aku adalah seorang manusia yang gampang menangis", Itulah Abu Bakar manusia terbaik setelah Rasulullah,dan Manusia yang paling membenarkan Kerasulan Nabi Muhammad ketika orang-orang mengingkarinya, Manusia yang kuat, Gigih, dan sabar meskipun demikian beliau adalah sosok manusia yang mudah menangis.
        Tegasnya sekali lagi menangis bukanlah tanda kelemahan jiwa seseorang hamba yang menyebabkannya terjerembab dalam jurang kehinaan. Namun justru sikap terpuji yang mesti wujud pada diri setiap hamba Allah yang senantiasa berdiri pada dua tonggak kehidupan yang sangat penting yakni Khauf ( rasa takut) dan Raja' ( rasa harap). Kita juga banyak mendapati ayat-ayat Al Qur'an yang berisi keutamaan menangis atau anjuran untuk mengalirkan air mata, salah satu adalah Firman Allah SWT dalam Surat At Taubah 82 yaitu :

فَلْيَضْحَكُوْ اقَلِيْلاً وَّ لْيَبْكُوْ اكَثِيْرًا جَزَآءً بِماَ كَا نُوْ ايَكْسِبُوْ نَ . ٨٢

yang artinya " Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan"  (QS. At-Taubah ayat 82 ).
        Menurut Al Qurthubi bentuk ayat diatas, " Hendaklah mereka tertawa sedikit", merupakan perintah namum maknanya adalah ancaman bukan sekedar perintah biasa, sedangkan menurut Al-Hasan Al Bashri ayat "Hendaklah mereka tertawa sedikit" berlaku di dunia, sedangkan " Menangis banyak", berlaku di neraka jahanam. Adapula yang berpendapat bahwa ayat ini berbentuk perintah
namun bermakna narasi saja, Artinya mereka akan tertawa sedikit dan akan sering menangis.
Hal ini bertolak belakang dengan perilaku mayoritas manusia zaman sekarang, Manusia zaman sekarang lebih suka melakukan hal-hal yang dapat membuat orang lain " mengocok perut" ( tertawa terbahak-bahak), Hal itu bisa kita saksikan dari banyaknya acara telivisi yang cenderung mengajak untuk tertawa terbahak-bahak dan tidak suka menangis, Bahkan tak jarang pula hal itu dilakukan dengan cara-cara yang tidak sesuai aturan Islam. Misi utamanya adalah membuat orang tertawa meskipun dengan cara yang tidak sopan dan jauh dari ahlak mulia.
        Pertanyaannya sekarang, apakah hal ini menunjukkan bahwa Islam melarang kita tertawa ?, Apakah kita senantiasa harus menangis dan bersedih ?, Tentu tidak demikian, karena Rasulullah SAW pun pernah tertawa begitu juga dengan sahabatnya Abu Bakar Shidiq, Umar dan para sahabat yang lainnya juga pernah tertawa. Dalam hal ini ada baiknya kita perhatikan ungkapan Ibnu Sirin, seorang Ulama yang tetap membolehkan tertawa, katanya " Allah yang membuat tertawa dan menangis, Hanya tertawa tidak boleh dilakukan secara berlebihan dan terus menerus hingga yang bersangkutan melampaui batas maka itulah yang dilarang, Tertawa seperti itulah yang merupakan kelakuan orang-orang yang bodoh ".

Manfaat Air Mata ( Menangis ).
        Tak ada sesuatupun yang  Allah SWT ciptakan di dunia ini dengan sia-sia, Semua ada hikmahnya, semua memiliki nilai yang dapat diambil sebagai pelajaran. Hanya saja terkadang akal kita tidak mampu menjangkau hikmah dan apa yang di perintahkan atau dilarang oleh Allah dan Rasulnya tersebut, Seorang muslim yang baik harus tetap bersemangat untuk melaksanakan perintah-perintah Allah SWT dan menjauhi semua larangannya, walaupun ia tidak mampu menjangkau hikmah dan manfaat dibalik perintah dan larangan tersebut. 
        Ilmu kesehatan modern saat ini telah berhasil mengungkap kemukjizatan di balik air mata yang mengalir dan membasahi pipi kita, Para pakar kesehatan mengungkapkan banyak manfaat yang diperoleh dari air mata ( Tangisan ) diantaranya :

1. Membantu Penglihatan.
        Air mata ternyata mampu membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri, Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.

2. Membunuh Bakteri.
        Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai anti bakteri alami, Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut Litozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 % bakteri-bakteri yang tertinggal di keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri hanya dalam waktu 5 menit.

3. Meningkatkan Mood.
        Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi, sebab dengan menangis, mood seseorang akan terdongkarak kembali, Air mata yang dihasilkan dari menangis karena emosi, mengandung 24 % protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4. Mengeluarkan racun.
        Seorang ahli biokimia William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun, namun jangan salah keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkan lewat mata.

5. Menyehatkan hidung.
        Menangispun memiliki manfaat bagi pernapasan, penyakit yang menyerang saluran pernapasan, penyakit yang menyerang saluran pernapasan salah satunya adalah sinusitis yaitu radang sinus peradangan pada sinus akan mengakibatkan proses pertukaran udara pada hidung terganggu karena proses pengaturan kelembaban hidung tidak berjalan dengan normal.
Setiap tahun jumlah penderita penyakit ini semakin meningkat, Penderitanya akan mengalami rasa saikt pada bagian kepala, perubahan warna lendir menjadi kuning kehijauan, hingga mengakibatkan rasa nyeri diseluruh wajah, yang tak jarang menimbulkan bengkak, menangis dapat berguna sebagai cara alternatif untuk mengobati tekanan yang diakibatkan sinuisitis.

6. Mengurangi Stress.
        Air mata ternyata juga dapat mengeluarkan hormon stress yang terdapat dalam tubuh yaitu Endorphin Leucine-eukaphalin dan Prolactin, Selain menurunkan level stress, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stress, misal tekanan darah tinggi.

7. Membangun Komunitas.
        Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang untuk membangun sebuah komunitas, Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masa lalunya di depan teman-temannya atau orang yang bisa memberikan dukungan, Hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi.

8. Melegakan Perasaan. 
        Semua orang merasa demikian, meski pun anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya muncul perasaan lega, setelah menangis sistim tubuh, otak dan jantung akan menjadi lancar, hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega.

        Subhanallah !!! ternyata menangis bukan sekadar perilaku yang bersumber dari emosi, namun lebih dari itu ia mengandung banyak manfaat yang bisa rasakan di dunia dan kita nikmati kelak di akhirat, Oleh karena itu hendaknya hati kita jangan sampai keras laksana batu, sehingga tidak tersentuh sedikitpun tatkala mendengar bacaan ayat-ayat Al Qur'an atau menyaksikan kejadian luar biasa yang menunjukkan kebesaran, kekuasaan Allah SWT, Saya kira pemilik hati seperti ini tidak akan pernah meneteskan air mata dalam rangka bersimpuh untuk bertobat kepada Allah SWT dan takut Siksanya.


Minggu, 27 Mei 2018

MANFAAT TIDUR SIANG DALAM ISLAM (2) ATAU "QAILULAH" (قَيْلُو لَه )



        Manfaat tidur siang atau biasa disebut Qailulah pada bagian 2 ini adalah kelanjutan dari bagian yang ke 1, Dimana kita sering bertanya mengapa kita harus melakukan Qailulah ini ? jawabannya karena banyak para ahli telah meneliti dan menemukan berbagai manfaat tidur siang ini, yang mana mereka melabeli tidur siang ini dengan sebutan Power nap ( tidur siang pemberi energi ) atau tidur siang pemberi energi bagi tubuh dan hal ini menunjukkan betapa lengkap dan sempurnanya Syariat agama Islam.
        Istilah Qailulah (قَيْلُو لَه ) dalam islam telah jauh ada sebelum Dunia Barat Modern mengenal dan menelitinya, Sekitar 14 abad silam Nabi Muhammad Rasulullah SAW telah mempraktekkannya dan memerintah para sahabat beserta umatnya agar istiqomah mengamalkannya. Seperti Sabdanya yang diriwayatkan dari Sahabat Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda :

قِيْلُو ا فَإِنَّ الشَّيْطَا نَ لَايَقِيْلُ
" Lakukanlah Qailulah karena sesungguhnya setan itu tidak Qailulah " (HR. Ath Thabrani)

        Qailulah merupakan barter atau kompensasi bagi orang yang hendak beribadah di malam hari (Shalat Tahajud ) sebagaimana makan Sahur dapat memperkuat pelaksanaan puasa di siang hari. Secara umum Qailulah di bagi menjadi 3 jenis yaitu :
  1. Panjang Durasinya kurang lebih 60 menit.
  2. Pertengahan antara 10 - 40 menit
  3. Cepat, tidak lebih dari 10 menit.
Dan durasi yang baik adalah yakni durasi yang kedua yaitu 10 - 40 menit tidak lebih sebab kalau lebih dari yang disebut diatas atau 60 menit maka akan berakibat seperti yang telah dijelaskan pada bagian 1.
        Diantara Manfaat tidur siang atau Qailulah bagi kesehatan adalah :
1. Mengurangi Stress.
        Sebuah penelitian di Jerman menemukan bahwa sekelompok pilot tidur kurang dari 7 jam semalam sebelum bertugas kadar kortisolnya meningkat secara signifikan dan bertahan selama 2 hari, namun ketika berhasil tidur siang barang sebentar kadar kortisol mereka berkurang separuhnya. Riset menemukan bahwa kadar hormon stress menjadi lebih rendah pada orang-orang yang memilih aktivitas yang dapat mengurangi stress seperti tidur siang meskipun sebentar.
Istirahatlah setiap harinya dari kesibukan anda, kurangi resiko stress, carilah tempat yang nyaman dan tenang serta tidur sianglah sebentar, Insya allah ketika bangun anda akan merasa lebih segar dan fokus.

2. Meningkatkan Kewaspadaan dan Produktivitas.
        Bila kita memiliki kesempatan untuk tidur siang terutama apabila di malam harinya kita kurang tidur, maka hendaknya kita tidur siang , kita akan merasa lebih sigap, waspada, energik, memiliki suasana hati (mood) yang lebih baik dan efisiensi kita akan meningkat, Insya allah.
Para ilmuwan telah membuktikan bahwa tidur siang atau Qailulah selama 20 - 30 menit sekitar 8 jam setelah bangun di pagi hari akan lebih membantu stamina dari pada menambah 20 - 30 menit di pagi hari.
Memang ketika bngun dari tidur siang yang sebentar ini terkadang akan terasa sedikit pusing selama kurang lebih 5 menit , namun setelah penurunan kesiapan motorik kita menghilang kita akan menuai manfaat tidur siang dan siap beraktivitas kembali sepanjang siang.

3. Mengobati Insomnia.
        Penelitian telah menemukan bahwa orang yang tidur siang selama 15 menit merasa lebih waspada dan tidak mengantuk, walaupun malam hari sebelumnya kurang tidur. Efeknya memang bisa bervariasi pada setiap individu, tapi sebuah penelitian tahun 2011 menegaskan tidur siang membuat penderita Insomnia jadi lebih bugar karena total waktu istirahatnya jauh lebih panjang.

4. Mencegah penyakit Jantung.
        Tidur siang yang pendek selama 20-40 menit bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke. kesimpulan ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Yunani. Mereka menemukan bahwa orang yang setidaknya tidur siang selama 30 menit selama 3 kali dalam seminggu dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular 37 % , dan menurut penelitian ini tidur siang yang sehat sebaiknya di lakukan antara pukul 1 - 3 siang selama tak lebih dari 45 menit dan jika lebih justru menyebabkan terbangun dengan kepala berat.
Demikian sedikit informasi mengenai manfaat tidur siang atau Qailulah yang memang sesuai dengan syariat islam, semoga bermanfaat....... 

Jumat, 25 Mei 2018

MANFAAT TIDUR SIANG DALAM ISLAM ATAU DISEBUT "QAILULAH" (قيلولة )


        Tidur Siang menurut pandangan Islam atau yang disebut Qailulah, Dalam diri manusia terdapat putaran biologi tertentu yang disebut dengan Circadian Rhythem, Tenaga putaran tersebut menurun pada waktu tertentu yaitu pada waktu malam hari dan tengah hari atau siang hari, Dan untuk memulihkannya harus istirahat sejenak ( Tidur ).
        Istirahat sejenak waktu siang hari dalam pandangan Islam dikenal dengan Qailulah sedang menurut dunia Barat atau Modern dikenal dengan istilah Afternoon Nap atau Quick Nap ( Inggris ) dan Siesta ( Latin ). Menurut sudut pandang Barat modern Quick Nap merupakan kebiasaan yang sangat penting sebab hal tersebut dapat menunjang kesehatan, kesegaran dan produktivitas. Sedang menurut Islam sesuai dengan Firman Allah SWT dalam Al Qur'an mengenai tidur siang ini adalah sebagai berikut :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ

وَمِنْ آيَتِهِ مَنَا مُكُمْ بِا لَّيْلِ وَالنَّهاَرِوَابْتِغَآ ؤُ كُمْ مِّنْ فَضْلِهِ اِ نَّ فِيْ ذَ لِكَ لَاَ يَتٍ لِّقَوْ مٍ يَّسْمَعُوْ نَ ٠ ٢٣

" Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu dalam mencari sebagian dari karunia-Nya.Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan." (QS : Ar Rum 23 )
        Allah SWT mengingatkan kita melalui Al Qur'anul karim agar tidur malam dan siang hari, Bahkan tidur siang itu tidak kalah pentingnya sebagaimana tidur malam. Inilah sebagian tanda keajaiban Al-Qur'an sebagai kitab yang diturunkan dari Allah yang Maha Mengetahui, Dan informasi ini baru bagi ilmuwan saat ini, Bahkan mereka tidak tahu pentingnya tidur siang kecuali di abad dua puluh satu ini. Sedangkan Al-Qur'an telah menekankan pentingnya tidur malam dan siang sebagai suatu tanda kekuasaan Allah SWT sejak empat belas abad yang lalu...Subhanallah..!!!!..
        Menurut ilmuwan Barat dan Muslim mengenai dahsyatnya Qailulah ( Tidur Siang ) diantaranya :

  1. Dr. James Maas, Seorang pakar tidur dari Cornell University, merumuskan Qailulah ( Afternoon Nap ) dapat mengembalikan tenaga dan kesehatan.
  2. David F Dinges dan Roger J. Broughton, Dalam bukunya yang berjudul Sleep and Alertness : Cronological, Behavorial and Medical aspect of Napping, Mengemukakan : "Mereka yang secara rutin tidur 30 menit pada waktu siang hari mempunyai resiko mengidap penyakit jantung 30 % lebih rendah jika dibandingkan dengan orang yang tidak mempunyai kebiasaan tersebut " , Afternoon nap atau Qailulah juga dapat meningkatkan kewaspadaan, ingatan atau memori, kemampuan motorik, Pengambilan keputusan dan Semangat serta dapat menurunkan kemungkinan Sakit Jantung dan Stress sebesar 30 %.
  3. Dr. Fathi Afifi, Pakar Ilmu Jiwa, Dosen Universitas Al-Azhar Cairo menjelaskan Tujuan utama dari Qailulah adalah mengatasi dampak-dampak eksternal yang membahayakan manusia, Aktivitas Qailulah membantu relaksasi sel-sel otak dan otot-otot dari ketegangan yang biasa terjadi. Tidak penting lamanya waktu tidur dengan kadar kenyenyakan bagi relaksasi, Apabila tidur siang ini disertai mimpi, maka bisa saja manfaatnya akan besar, karena mimpi adalah tanda kesegaran tubuh dengan syarat kenyenyakan itu sampai ke alam bawah sadar.
  4. Imam Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya' Ulumuddin menerangkan :  " Hendaklah seseorang tidak meninggalkan tidur sebentar pada siang hari, karena ia membantu ibadah pada malam hari, yang terbaik hendaklah seseorang bangun  dari tidurnya sebelum tergelincir matahari untuk menunaikan Sholat Dzuhur.
        Berdasarkan penelitian, satu menit Qailulah kualitasnya sama dengan 45 menit tidur di waktu malam hari. jadi cukup selama 10 - 60 menit saja Qailulah ( tidur siang ) jangan sampai lebih, sebab jika lebih akan menimbulkan rasa capek dan malas, kalau itu terjadi jelas tidur tersebut berakibat negatif pada tubuh, yaitu hilangnya keseimbangan alami pada tubuh antara waktu siang dan waktu malam.
Untuk rincian manfaat lainnya akan saya tuliskan dalam artikel berikutnya..........




Sumber berita          :  Buku berjudul Fenomena menakjubkan Ayat-ayat Alqur'an, Penulis  Muhammad Suhadi Lc